Kamis, 29 Mei 2008

BBM NAIK LAGIIIII.........huuuuuuhhh......

"BBM" mungkin kata ini merupakan 'momok 'serta 'kado' yg akan di berikan untuk seluruh rakyatkecil seperti aku ini dan bangsa Indonesia tercinta pada umumnya.Seperti kita ketahui BapakPresiden kita SBY akan menaikkan haga BBB per akhir mei ini dari yg semula untuk premium1 liternya 4.500 rupiah eeeeeee skrng jadi 6.000rupiah alias naik 28,7% an sendiri angkayangbener" , ,itu juga klo belinya di POM bensin lha klo belinya eceran alias di pinggir" jalan??? bisa 7.000 rupiah per liternya dunk hiiiikkzz.... :((
Aduh- aduh dasar repot klo jadi rakyat jelata sepertiku ini ..... dengan adanya kenaikan harga BBM skarang ini sudah dapat di pastikan bahwa harga-harga kebutuhan sehari-hari juga akan ikut naik.
Wong sebelum BBM naek aja harga-harga barang dah pada naek duluan jee apalagi dengan kenaikan BBM ini?????????? :-O Kalau sudah begitu, kita harus siap-siap menghitung kembali pemasukan dan pengeluaran kita setiap bulannya,padahal gaji juga ga nak" lagi fiuuuuuhhhhhhhh............... NASIBB.......... NASIB.......................NASIB........

huuuuuuhhhhhhhh.......... pak SBY- pak SBY..... mana janji-janjimu sebelum Engkau jadi presiden seperti sekarang ini ??? katanya nggak bakalan menaiakkan BBm di tahun 2008...
yahhh................. sekali lagi janji hanya tinggal janji duank............
MANA DONK BUKTINYA????????

ADUH ... ADUHH ... DASAR NASIB WONG KERE SEJAK DALAM KANDUNGAN KAYA AKU INI hiiiiiiiiikkkkzzz..........

Bener juga yah lirik lagunya dari salah satu band legendaris indonesia dan juga salah satu band kesayanganku ini :D yg mewakili kaum jelata ini :SLANK

BBM naik sama dengan rakyatnya jadi pada miskin, kita disuruh ngirit-ngirit DPR minta naik gaji.
BBM naik sama dengan rakyat gak punya apa-apa, diminta hidup sederhana para pejabat foya-foya.
BBM naik sama dengan hidup penuh tanda tanya, kelebihan dananya kemana tambah noda hitam pertamina.
BBM naik sama dengan kepanikan dimana-mana. Panik di pom-pom bensin, panik orang-orang menuntut dana kompensasi

lirik lagu by: SLANK


waaachh.... cocok banget yaa liriknya :D







Selasa, 20 Mei 2008

MEMAKNAI HARI KEBANGKITAN NASIONAL

Tahun ini Indonesia memperingati 100 tahun Kebangkitan Nasional, dan rasa-rasanya berbagai kegiatan sehubungan dengan peringatan tersebut lebih meriah tahun ini dibanding tahun-tahun sebelumnya. Mungkin karena ini tahun ke-100 (so what gitu lho?).

Tapi entah kenapa, tahundemi tahun yg telah ku lewati pulalah rasanya Aku sulit mengapresiasi ini itu yang dipersiapkan sehubungan dengan peringatan ke-100 ini. Melihat ke belakang, tanggal 20 Mei besok yang juga bertepatan dengan hari Waisak, adalah 100 tahun berdirinya organisasi Budi Utomo. Jika menilik pada latar belakang para tokoh pemuda saat itu, maka perjuangan yang diusung bukanlah perjuangan fisik, melainkan semangat kebangsaan dan juga pemerataan pendidikan. Para tokoh seperti Dr. Wahidin, Dr. Cipto, Dr. Sutomo, dsb adalah orang-orang yang mencoba berjuang bukan dengan mengangkat senjata tetapi melalui sikap terpelajar. Walaupun memang banyak dipengaruhi oleh latar belakang priyayi mereka, tapi menurut Aku hal ini juga adalah satu poin penting. Bangsa ini sepertinya mulai (atau telah?) kehilangan harga diri dan martabatnya. Sejujurnya Aku agak riskan menulis pernyataan tersebut, karena hal itu bukan harapanAku, tapi apa mau dikata.. orang-orang yang tidak bodoh menggunakan ketidakbodohannya untuk membodohi dengan sepenuh hati, orang-orang yang berkuasa menggunakan kekuasaannya dengan segenap jiwa dan senyum tulus, sementara orang-orang miskin mulai menikmati kemiskinan dan mentalitas miskinnya.

Jadi, apa yang sebenarnya kita peringati?

Buat Aku, Kebangkitan Nasional seharusnyalah diwarnai dengan segudang prestasi dan bukan kegiatan-kegiatan seremonial yang hanya menghambur-hamburkan uang negara. Kebangkitan Nasional harusnya ditandai dengan semangat pembebasan atas keterkungkungan sistem, kebodohan, dan kemunafikan. Tapi gw cukup berbangga, karena di jalur olahraga, tahun ini tim PSSI dan Tim Uber Indonesia cukup menunjukan prestasi luar biasa. Ya, prestasi! Kupikir itu kata kuncinya, kita harus menunjukan 'prestasi'! Tentunya bukan prestasi sebagai negara terkorup, atau di best money laundry country, bukan! Tapi prestasi yang menunjukkan martabat dan harga diri bangsa.

Tapi untuk mengukir prestasi, jalannyapun sangat berliku. Liku-liku yang disebabkan oleh sesama anak bangsa. Anak-anak bangsa yang sibuk saling menyikut, dan memberikan peluang-peluang lenyap diambil orang-orang lain. Kapan? Kapan kita bisa membebaskan diri dari mentalitas terjajah?

Ah, itu lagi kata kunci yang lain! Kita terlalu sibuk mengeluh, bung! Kita mengeluh memang beralasan, karena daftar keluhan adalah satu-satunya yang bisa bersaing dengan antrian kemacetan ibukota pada jam kerja. Tapi keluhan bukanlah the way out, bung! Putuskanlah untuk menghabiskan energi tidak semata-mata untuk mengeluh. Cuma kita yang bisa menolong (minimal) diri kita sendiri dan komunitas kita.

Pak SBY, pak SBY... tahukah dirimu? .............masih banyak orang-orang di sini yang masih sangat kelaparan,kemiskinan,pengangguran teros bertambah di tambah lagi dengan BBM naik lagii...

duuuuucccchhhh........ Malang nian orang-orang sepertiku ini pak SBY... pak SBY.. :((


Jadi.. Kebangkitan Nasional sekali lagi menyapa kita. Jangan sekedar memperingati, bersedia jugalah diperingati (atau 'diperingatkan?') untuk jadi bangsa yang bebas dan bermartabat dan punya harga diri, yang tahu untuk apa dan mengapa, untuk bijaksana dan bijaksini.


Btw, haruskah kuucapkan selamat Hari Kebangkitan Nasional kala kita masih TERTIDUR?

Sabtu, 17 Mei 2008

MuMeTs........................... :-O

Beberapa hari akhir-akhir ini ...pikiranku kok nggak isa jalan dengan baek yah?ga tau kenapa nie :-O..
HUUUUUUUUUUUHHHHHHHHH

Palaku pusinkkkkk..............
mau aktivitas malez.................
perut jg jadi muleezzzzzzz....................
aduhhh aduhhhh.........
dasar nasib lagi apezz............
mau *beli*....R...........
eeeeeeeeehhhhhhhhhh
malah udah ludezzzzzz.............



waaaaaaaaaaaaaaaaaaa......................